Bobby Fischer

Bobby Fischer
Bobby Fischer (1960) di Leipzig.
Nama lengkapRobert James Fischer
Asal negara Amerika Serikat
GelarGrandmaster
Juara Dunia1972-1975 (FIDE)
Rating tertinggi2785 (Juli 1972)

Robert James "Bobby" Fischer (9 Maret 1943 – 18 Januari 2008) adalah pemain catur kelahiran Amerika Serikat yang pada akhir hayat bertempat tinggal dan menjadi warga negara Islandia. Ia adalah satu-satunya pecatur kelahiran AS yang pernah menjadi Juara Catur Dunia (1972-1975). Fischer juga dikenal karena sentimen anti-Amerikanya, anti-imperialisme, dan anti-Semitisme, meskipun ia sendiri beretnis Yahudi.

Karier

Ia dikenal sebagai salah seorang tokoh era Perang Dingin karena ia berhasil mengalahkan pemain catur Uni Soviet Boris Spassky pada tahun 1972 yang waktu itu adalah sang juara dunia. Kemenangannya dalam beberapa permainan melawan Boris Spassky di Reykjavik waktu itu menobatkannya sebagai warga Amerika Serikat pertama dan satu-satunya yang menjadi juara dunia.

Pada tahun 1975, Bobby menolak untuk mempertahankan gelarnya karena FIDE tidak meluluskan persyaratan-persyaratannya. akhirnya ia menanggalkan gelar sebagai juara dunia. Setelah itu Bobby menjadi sangat tertutup, ia tidak pernah mengikuti kompetisi catur sampai tahun 1992 ia mengadakan tanding ulang dengan Spassky. Pertandingan ini dilangsungkan di Yugoslavia, yang saat itu berada dalam embargo PBB. Tindakan Bobby ini menimbulkan perselisihan dengan Pemerintah Amerika Serikat, dan semenjak itu ia tidak pernah kembali ke negara kelahirannya tersebut.

Kontroversi

Pada akhir kehidupannya, Bobby tinggal di Hungaria, Jerman, Filipina dan Jepang. Pada masa-masa tersebut ia menjadi semakin paranoid, dan kerap memberikan komentar anti-semit dan anti-Amerika. Pada tahun 2004-2005, setelah paspor Amerikanya dibekukan, ia di bawah pengawasan pemerintah Jepang selama 9 bulan, dengan ancaman ekstradisi ke Amerika Serikat. Pemerintah Islandia memberikan kewarganegaraan kepadanya. Ia akhirnya tinggal di Islandia dari tahun 2005 sampai akhir hayatnya. Bobby Fischer meninggal dunia pada tanggal 18 Januari 2008 di sebuah rumah sakit di Reykjavik, Islandia pada usia 64 tahun.

Pranala luar